Sabtu, 18 Februari 2012

MEREKA TERUS BERJUANG

Pada hari ini, Sabtu, 18 Peb 2012, kira2 jam 11 siang, sy kembali menelusuri pedesaan, mengarah ke gunung telomoyo (ini memang hobiku), melewati suatu desa yang bernama Wirogomo kecamatan Banyubiru, di desa itu terdapat beberapa sekolah, ada SD, MI, SMP negeri 3 Banyubiru juga berada di sana. Setelah saya menapaki perbukitan yang terjal itu, aku dengan beberapa temanku istirahat sejenak untuk melepaskan lelah. Dari kejauhan saya melihat anak2 kecil usia SD kelas 1 atau 2 berlarian dari atas perbukitan yang tadi sy lewati dengan masih mengenakan seragam sekolah, sya sangat heran... mereka berlarian dengan cepatnya menuruni perbukitan tersebut sambil dipundak mereka tersandang tas sekolah, sesekali dianatara mereka terjatuh dan.... ha ha ha ha..... begitu terdenganr suara diantara mereka apabila ada salah satu dri temanya terpeleset dan terjatuh. betapa mereka berjuang untuk menuju sekolah, untuk menerima pelajaran dan bimbingan dari para guru di sekolah. maka alangkah berdosanya para guru apabila menyia-nyia mereka, kesungguhan mereka, terlebih bagi para guru yang sudah diberikan kelebihan penghargaan, Subhanallah.......

Alangkah riangnya mereka semua, sambil tertawa bernyanyi dan berlari-lari kecil menuruni dan menaiki perbukitan untuk menuju atau kembali kesekolah. Tanpa rasa sungkan dan malu mereka makan GENDAR (siapa tahu?) dengan lahapnya tanpa lauk. begitu nikmatnya mereka mnggigit dengan pasti.

Disana, diatas perbukitan itu di bawah gunung Telomoyo mereka belajar disuatu Madrasah, menerima bimbingan dan pelajaran dari guru-guru mereka. Begitu kuat dan semangat mereka menjalni semua rutinitas itu. Tak terbayangkan bila kita bandingka dengan anak2 sekolah yang berada di perkotaan (bahkan di pedesaan yang sudah tersedia infratruktur dan sarana transportasi) mereka enggan berjalan kaki di jalanan yang datar meskipun kadang hanya sekita 1 km, mereka memilih menunggu angkot atau menggunakan kendaraan sendiri.
bukan ini, ini ditempat lain.

Sayang sekali sya tidak bisa mengabadikan keringan mereka, karena kebetulan Batere Camera yang saya tenteng sudah habis dayanya, sungguh menyesal.... tapi semangat juang mereka akan abadi di relung hati dan pikiran saya..... dan suatu ketika saya akan kembali untuk mengabadikan keriangan mereka ketika menapaki perbukitan untuk menuju tempat belajarnya......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar